Sumber Gambar : medicastore.com
penyakit tifus paling banyak terjadi di negara berkembang seperti Indonesia. Penyakit tipes disebabkan infeksi dari bakteri Salmonella typhi. Bakteri akan berkembang didalam usus dan menyebabkan demam. Karena gejala awal ketika seseorang terkena tifuss biasanya merasa demam pada malam atau pagi hari. Selain waktu-waktu tertentu bisa beraktifitas seperti biasa sehingga gejala awal sering tidak diperhatikan. Pemeriksaan tifus biasanya dilakukan dengan pengujian darah, urin atau feses.
1. Antibiotik
Pada awalnya semua orang yang terkena penyakit tifus biasanya akan diberi obat antibiotik. Antibiotik sudah digunakan untuk melawan infeksi bakteri sejak lama dan hasilnya sangat bagus. Beberapa jenis antibiotik dipilih untuk melawan bakteri namun diusahakan untuk tidak menyebabkan kerentanan. Beberapa penderita tifus mungkin tidak bisa menerima antibiotik tertentu. Karena itulah pemberian antibiotik harus dilakukan oleh dokter yang sudah mengetahui kondisi penderita tifus secara keseluruhan.
2. Minum Air Mineral
Penderita tifus sering kehilangan cairan karena demam dan mual atau muntah. Memberikan banyak air mineral kepada penderita akan membantu penyembuhan menjadi lebih cepat. Terlebih lagi jika penderita juga mengalami diare. Cairan membantu menurunkan demam, menghambat kerja bakteri dan membunuh bakteri secara alami. Jika tidak dapat minum cairan dengan baik maka pemberian cairan melalui infus dapat diberikan di rumah sakit. Pemberikan cairan lewat infus akan masuk ke pembuluh darah sehingga mempercepat penyembuhan. Selain itu juga, pemberian obat antibiotik lewat cairan infus juga membantu penyembuhan lebih cepat.
3. Istirahat yang cukup
Penderita tifus sebaiknya banyak istirahat karena istirahat dapat membantu penyembuhan menjadi lebih cepat. Penderita tifus disarankan agar banyak istirahat di tempat tidur dan mengurangi gerakan atau aktifitas yang lain. Istirahat akan meningkatkan kesehatan dan sistem kekebalan tubuh. proses pemberian obat akan lebih efektif jika penderita dapat istirahat dengan baik. Istirahat harus dilakukan hingga sembuh agar tidak kambuh.
4. Telur Rebus
Tifus membuat penderita merasa lemah. Diare dan demam akan membuat kondisi tubuh menjadi lebih buruk. Karena kondisi tubuh menurun maka biasanya tubuh akan lebih cepat terkena penyakit lain. Untuk memulihkan kondisi tubuh maka dapat mengkonsumsi telur rebus. Penderita dapat memilih telur ayam kampung atau telur yang kaya dengan gizi tambahan seperti omega.
5. Jus Jambu Merah
Banyak penderita tifus yang merasa lemah karena kekurangan cairan yang banyak. Kondisi ini menjadi sangat parah jika penderita juga diare dan mual. Untuk menggantikan cairan yang keluar dari tubuh dan menjaga keseimbangan elektrolit maka dengan mengkonsumsi jus jambu merah. Jus jambu merah tanpa tambahan gula akan dapat memenuhi cairan tubuh dan memulihkan kondisi tubuh. Kandungan buah yang mengandung vitamin C, menjadi sumber makanan yang memiliki kandungan antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
6. Pisang
Buah pisang tidak hanya memiliki tekstur yang lembut namun juga rasa yang manis. Makan pisang dapat meningkatkan tenaga dan mengurangi efek tubuh yang lemah karena demam. Khasiat buah pisang dapat menyembuhkan demam akibat tifus dan membantu memperbaiki penyerapan cairan dalam usus. Makan pisang sebanyak 2 buah setiap hari akan menyembuhkan tifus secara alami.
7. Dikompres air dingin
awal gejala tipes maka penderita biasanya akan merasakan panas yang tinggi pada malam hari. Bahkan dapat terjadi sepanjang hari tergantung kondisi kesehatan penderita tifus. Ketika panas tinggi maka Anda dapat mengompres dengan air yang dingin.

0 comments:
Post a Comment